Rabu, 29 Mei 2013

Elastisitas Permintaan


Elastisitas permintaan atau elastisitas harga permintaan adalah persentase perubahan jumlah barang yang diminta, sebagai akibat dari perubahan prosentase harga. Misalnya berubahnya harga ikan naik sebesar 25% menyebabkan turunya permintaan terhadap ikan sebesar 15%. Secara matematis konsep elastisitas permintaan dapat dirumuskan sebagai berikut:
ed =      DQ / Q   =   D . P      x   100%
DP/ P          DP    Q
ed = koefisien elastisitas
Q = Jumlah barang yang diminta , D Q = perubahan jumlah barang yang diminta
P  = Harga barang yang diminta , D P = perubahan harga barang yang diminta
Untuk lebih jelasnya dalam menghitung koefisien elastisitas dapat dilihat dari contoh tabel berikut ini;
Tabel -
Periode
Harga Barang X
(Rp)
Jumlah Barang yang Diminta (unit)
A
B
4
6
6
4
Koefisien elastisitas permintaan bagi perubahan B ke A atau apabila harga turun yang mengakibatkan jumlah barang yang diminta bertambah, maka dapat dihitung
DP   = 6 – 4 = 2 atau  DP  = 2
D Q = 4 – 6 = -2  atau D Q = -2
ed =  DQ / Q   =  D . P x 100%
DP/ P         DP    Q
ed = 2/ 4  = – 1,5%
-2/6
Koefisien elastisitas bagi perubahan dari A ke B atau harga barang yang diminta naik yang mengakibatkan jumlah barang yang diminta turun, maka dapat dihitung:
DP   = 4 – 6 = -2 atau  DP  = – 2
D Q = 6 – 4 = 2  atau D Q =  2
ed  =  2/6  = – 2/3
-2/4
Nilai negatif pada koefisien elastisitas permintaan dapat diabaikan, karena koefisien elastisitas merupakan angka absolut, koefisien elastisitas negatif menunjukan bahwa antara dua variabel tersebut mempunyai hubungan yang negatif yaitu apabila salah satu variabel bertambah akan diikuti oleh
berkurangnya variabel lain.
Untuk lebih jelasnya dapat dijelaskan pada tabel berikut:
Tabel -
Koefisien ElastisitasHargaJumlah Pengeluaran
e > 1e = 1e < 1NaikTurunNaik
Turun
Naik
Turun
TurunNaikTetap
Tetap
Naik
Naik
Berdasakan hasil perhitungan koefisien elastisitas permintaan, maka dapat ditafsirkan dan diistilahkan sebagai berikut;
Elastisitas Sempurna  (e = ≈ )
Konsep elastisitas sempurna menjelaskan bahwa pada tingkat harga tertentu berapapun  jumlah barang yang diminta tidak terbatas. Artinya berapapun jumlah barang yang diminta tidak merubah tingkat harga. Barang-barang yang mempunyai koefisien elastisitas sempurna, misalnya barang-barang kebutuhan pokok karena harganya ditentukan oleh pemerintah.
Inelastis Sempurna ( e = 0)
Konsep inelastis sempurna menunjukan bahwa berapapun tingkat harga tidak mempengaruhi jumlah barang, atau jumlah barang tidak dapat ditambah lagi meskipun tingkat harga naik.
Elastisitas Uniter ( e = 1)
Konsep elastisitas seperti ini adalah menggambarkan bahwa setiap terjadi perubahan harga akan diikuti oleh perubahan jumlah barang yang diminta dengan prosentase yang sama. Elastisitas uniter seperti ini umumnya pada barang-barang normal, bentuk kurvanya adalah cembung terhadap titik nol (titik pusat) atau rectangular hyperbola, dimana setiap titik pada kurva mempunyai elastisitas sama yaitu e = 1.
Inelastis ( e < 1 )
Konsep inelastis adalah setiap perubahan harga yang mengakibatkan perubahan jumlah barang yang diminta dengan prosentase perubahan jumlah barang yang diminta lebih kecil, misalnya perubahan harga 1% mengakibatkan jumlah barang yang diminta kurang dari 1%.
Elastis (e > 1)
Konsep elastis merupakan perubahan prosentase harga yang mengakibatkan perubahan jumlah barang yang diminta dengan prosentase perubahan jumlah barang lebih besar. Misalnya perubahan tingkat harga 1% mengakibatkan perubahan jumlah barang yang diminta lebih dari 1%.

0 komentar:

Posting Komentar